Peneliti UNIMMA Ungkap Peran Green Supply Chain Management dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM Kuliner
27 September, 2025

admin

Magelang – Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menorehkan prestasi akademik melalui publikasi internasional. Tim peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta SME’s & Entrepreneurship Center (Smart Center) UNIMMA berhasil mempresentasikan risetnya pada 5th Borobudur International Symposium on Humanities and Social Science (BIS-HSS) 2023. Artikel berjudul “The Influence of Green Supply Chain Management on SMEs’ Performance” tersebut resmi diterbitkan pada 20 Oktober 2024 dengan DOI: 10.31603/biseb.50.

Penelitian ini dilakukan oleh A. A. Rahmawati, Rochiyati Murniningsih, F. S. Tuhzzahrok, M. Santosa, dan D. Suhaeli. Fokus riset diarahkan pada sektor UMKM kuliner di Kabupaten Magelang yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian lokal. Sebanyak 344 UMKM dipilih sebagai responden dengan metode purposive sampling, berdasarkan kriteria memiliki minimal lima orang tenaga kerja dan telah beroperasi lebih dari dua tahun.

Dalam penjelasannya, tim peneliti menekankan bahwa era globalisasi menuntut UMKM untuk lebih adaptif, tidak hanya dalam hal produk dan pemasaran, tetapi juga dalam mengelola rantai pasok (supply chain). Konsep Green Supply Chain Management (GSCM) dipandang sebagai strategi penting karena mampu mengintegrasikan efisiensi operasional dengan keberlanjutan lingkungan.

Hasil riset menunjukkan bahwa penerapan GSCM memberikan dampak positif signifikan terhadap kinerja UMKM. Selain itu, GSCM juga meningkatkan keunggulan bersaing, yang pada gilirannya memperkuat kinerja perusahaan. Lebih jauh lagi, keunggulan bersaing terbukti memediasi hubungan antara GSCM dan kinerja UMKM. Artinya, strategi manajemen rantai pasok yang ramah lingkungan mampu memperkuat daya saing usaha sekaligus mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Penelitian ini membuktikan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk atau strategi pemasaran. Manajemen rantai pasok yang baik, khususnya dengan pendekatan hijau, dapat menjadi faktor penentu dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat,” ungkap tim peneliti.

Selain memperkuat daya saing UMKM, penelitian ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). GSCM sejalan dengan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) karena mendorong peningkatan kinerja dan daya saing UMKM sebagai penyedia lapangan kerja terbesar di Indonesia. Penerapan prinsip ramah lingkungan dalam rantai pasok juga mendukung SDG 12 (Responsible Consumption and Production) dengan mendorong efisiensi penggunaan sumber daya dan pengurangan limbah. Lebih jauh, secara tidak langsung penelitian ini berkontribusi pada SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) dengan mendorong inovasi dalam pengelolaan rantai pasok UMKM agar lebih adaptif terhadap tantangan global.

Temuan ini relevan dengan kondisi UMKM pasca pandemi, di mana banyak pelaku usaha dituntut untuk berinovasi dan mengefisienkan biaya produksi. Dengan menerapkan prinsip GSCM, UMKM dapat meningkatkan daya saing melalui pengelolaan bahan baku, efisiensi distribusi, serta inovasi produk yang lebih ramah lingkungan.

Publikasi ini tidak hanya memperkuat kontribusi UNIMMA dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menegaskan posisi UNIMMA sebagai perguruan tinggi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. “Melalui publikasi internasional ini, UNIMMA berharap dapat terus menjadi mitra strategis dalam pengembangan UMKM di Magelang dan sekitarnya. Riset yang kami lakukan sejalan dengan visi universitas untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung tercapainya SDGs,” ujar perwakilan LPPM UNIMMA.

Dengan capaian ini, UNIMMA sekali lagi menunjukkan posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berperan dalam dunia akademik, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan dalam pembangunan ekonomi lokal dan nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.